aku beridiri dengan rasa perih,,,
berdiam tuk akhiri sepi
memandang sebuah dunia yang kini telah aku selami
entah aku harus berjalan kemana
haruskah aku hentikan waktuku??
haruskah aku tancapkan pisau belati di dadaku
Tuhaaan,,,
bila ENGKAU izinkan aku tuk terus mengeluh
sungguh aku ingin berkata LELAH
lelah ku hadapi semua ini
lelah ku harus jalani ini
aku bagai manusia yang tak berarti
manusia yang tak lagi bermakna
manusia yang hanya mengahrap sebuah pertolongan
namun tak ingin berusaha
hal gila terbesit dalam fikiran
menari seoalah hal itu yang paling benar
kematian??
ketakutan??
hah kematian??
buakan kah semua orang akan merasakan mati
takut dengan mati ketika ingat akan dosa yang terus terselimuti dalam diri
picik pikiranku tertoreh dalam jiwa
bila aku tiada akankah ada rasa peduli lagi
akankah aku tak seperih ini
Tuhan,,,,
sungguh aku lelah bila harus pahit ini yang aku katakan
sungguah aku lelah denagan hal yang selalu aku rasakan
sakit??
sungguh memang sakit dalam tubuh ini tak lagi dapat ku ungkap
namun hanya dapat aku rasakan
rintihan ku yang selalu datang setiap malam mulai pekat
terbangun karena harus rasakan itu lagi dan lagi
sungguh ini aku sadari dan harus ku syukuri
rasa sakit yang TUHAN turunkan adalah sebuah anugrahNya
semua yang kita rasakan adalah atas kehendakNya
namun,,,,
sampai kapan??
Tuhaan,,,
sampaikapan aku harus rasakan ini??
bila harus picik ku memohon
bila ini harus ku alami dan membuat orang disekitarku sedih
khawatir
terluka
lebih baik ENGKAU akhiri waktuku
hentikan waktuku sampai saat ini
namun beri aku kesempatan untuk bisa memperbaiki diri atas izin dan ridhoMu ILAHI
0 komentar:
Posting Komentar